Tanaman di rumah tidak subur? Lakukan hal-hal ini

by - Oktober 16, 2021

Berkebun di pekarangan rumah kini menjadi trend baru di berbagai kalangan masyarakat. Mulai dari menanam tanaman untuk konsumsi pribadi, tanaman hias, maupun tanaman obat-obatan untuk keperluan di rumah. Anda bisa menanamnya di lahan kosong pekarangan maupun di dalam kantong pot tanaman jika memang tidak terdapat lahan kosong. Dengan begitu anda tidak perlu repot-repot untuk ke pasar karena bisa menghasilkan sendiri di rumah, bukan.


Namun, berkebun bukanlah perkara gampang. Anda perlu terus menjaga tanamannya setiap hari agar tetap tumbuh dengan subur dan berkembang dengan baik. Tanaman yang tidak terawat dengan baik bisa menjadi layu dan bahkan tidak menghasilkan. Maka dari itu perlu tahu cara merawat tanaman di rumah dengan benar.


1. Pastikan Menyiram Tanaman dengan Benar

Tanaman yang sehat adalah tanaman yang kebutuhan airnya tercukupi. dalam hal ini berarti tidak berlebihan ataupun kekurangan. Karena pada dasarnya kebutuhan air pada setiap tanaman berbeda-beda, namun tetap sama-sama membutuhkan air. Anda perlu mengetahui terlebih dahulu tanaman yang anda tanam memerlukan air seberapa untuk seharinya. Apakah memerlukan penyiraman pagi dan sore hari, atau hanya perlu sekali sehari saja. 


Hal tersebut perlu dipahami untuk membuat tanaman bisa tumbuh dengan normal. Penyiraman air yang terlalu banyak akan menyebabkan akar tanaman menjadi busuk dan mudah terserang penyakit. Dan tanaman yang kekurangan air akan mengalami kekeringan dan tidak dapat tumbuh dengan maksimal. Maka dari itu perlu dilakukan penyiraman sesuai porsinya untuk menjaga kesuburan tanaman.


2. Tetap Butuh Cahaya Matahari 

Kebutuhan tanaman akan matahari menjadi hal pokok yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup tanaman. Tanpa tersinari matahari, tanaman tidak dapat memproduksi energi dan kebutuhan lainnya bagi tanaman. Sehingga tanaman perlahan akan mengalami kematian karena beberapa jaringan tumbuhan yang mulai mati. 


Penyinaran cahaya matahari juga perlu diperhatikan baik secara langusung maupun tidak. Ada beberpa jenis tanaman yang perlu naungan diatasnya sehingga tidak mendapatkan cahaya matahari secara langsung tetapi bisa tumbuh subur. Dan ada juga tanaman yang perlu penyinaran cahaya matahari langusng untuk bisa tumbuh. Tetapi pada umumnya untuk tanaman pangan diperlukan naungan sedikit agar tidak terkena cahaya matahari langsung atau tidak lebih dari 6 jam dalam sehari. Untuk tanaman lainnya bisa menyesuaikan kebutuhan.


3. Jangan Lupa diberi Pupuk

Memang, kebutuhan dasar tanaman cukup diberi air dan penyinaran cahaya sudah bisa tumbuh. Bahkan tanaman hutan saja yang dibiarkan bisa tumbuh dengan hebat. Benar dan memang bisa saja begitu. Tetapi tanaman yang anda tanam dipekarangan adalah tanaman yang tidak sepenuhnya dipegang oleh alam yang tanahnya sudah subur dan kebutuhan lainnya sudah mencukupi. Tanaman yang anda tanam di pekarang tetap membutuhkan perlakuan lain untuk menjaga kesuburannya. Karena Tanah yang ada dipekarangan tidak menyediakan semua unsur yang dibutuhkan tanaman.


Maka dari itu perlu dilakukan pemupukan pada tanaman yang anda tanam. Pemupukan yang anda berikan akan membantu tanaman memenuhi kebutuhan nutrisi bagi pertumbuhannya dan dapat menghasilkan. Untuk pemupukan dasar bisa anda gunakan kotoran ternak pada saat akan tanam dengan dicampur dengan tanah. Adapun pupuk tambahan lain yang bisa anda tambahkan dengan cukup menyiramnya secara teratur. Pupuk tersebut bisa anda dapatkan dengan menggunkan pupuk kompos ataupun pupuk yang dapat dibeli di toko pertanian.


4. Awas! Hati-hati dengan Hama dan Penyakit yang Menyerang Tanaman

Tanaman yang tidak subur bisa saja bukan karena kekurangan air, pupuk ataupun sinar matahari. Bisa juga disebabkan karena adanya serangan hama dan penyakit pada tanaman. Hama dan penyakit pada tanaman memilik banyak sekali bentuk. setiap tanaman bisa memiliki hama dan penyakit yang berbeda, dan juga bisa mengalami gejala yang berbeda juga dengan hama yang sama.


Penanganan  hama dan penyakit pada tanaman bisa dimulai pada saat akan mulai tanam dengan memberinya pestisida sesuai dengan kebutuhan. bisa juga dilakukan saat sudha tumbuh dengan menyemprotkannya ataupun dengan memasang perangkap hama dan lainnya. 


Cara alternatif lain bisa dengan cara melakukan rotasi tanaman atau melakukan pergantian tanaman dengan jenis tanaman yang lain. Bisa juga dengan dilakukan pengolahan lahan untuk mengangkat hama dan penyakit di tanah.


5. Lakukan Pembersihan Lahan 

Lahan yang bersih tidak harus lahan yang bebas dari dedaunan ataupun seperti lantai yang baru saja dipel. Pembersihan Lahan ini dilakukan dengan membersihkan lahan dari tanaman-tanaman pengganggu ataupun gulma. Tanaman gulma atau rerumputan kecil yang tumbuh di sekitar tanaman anda akan sangat mengganggu pertumbuhannya. Baik dari mengganggu konsumsi cahaya matahari yang tertutup, persaingan air tanah, dan bahkan perebutan unsur hara yang ada ditanah.


Dengan membersihkan lahan dari tanaman pengganggu akan membuat tanaman yang anda tanam akan tumbuh dengan maksimal. Pembersihan tersebut juga bisa bermanfaat untuk meminimalisir tumbuhnya hama dan penyakit tanaman yang, baik yang berasal dari gulma tersebut ataupun hama yang muncul karena gulma tersebut.


Sebenarnya, untuk menjaga kesuburan tanaman yang anda tanam sangatlah mudah. Yang terpenting bagaimana anda untuk merasa memiliki dan mau menjaga tanaman yang anda tanaman. Karena dengan niat dan kesungguhan yang anda tanamkan, niscaya anda akan memanen hasil yang memuaskan juga. 


You May Also Like

0 Comments

featured posts